Pengobatan Alternatif -Tanaman Herbal-Peluang Bisnis-Tips dan Triks

Tempat berbagi informasi penting Herbal,Pengobatan Alternatif dan tips trik

Manfaat Bunga Teratai

Tinggalkan komentar

Tanaman air menahun yang indah, asli dari daratan Asia. Teratai dibudidayakan di perairan dan kolam, kadang ditemukan tumbuh liar di rawa-rawa. Tanaman air yang tumbuh tegak. Rimpang tebal bersisik, tumbuh menjalar. Daun dan bunga keluar langsung dari rimpangnya yang terikat pada lumpur di dasar kolam. Helaian daun lebar dan bulat, disangga oleh tangkai yang panjang dan bulat berdiameter 0,5-1 cm, panjangnya 75-150 cm. Daun menyembul ke atas permukaan air, menjulang tegak seperti perisai.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diare, disentri, keputihan, kanker nasopharynx, demam, insomnia; Hipertensi, muntah darah, mimisan, batuk darah, sakit jantung; Beri-beri, sakit kepala, berak dan kencing darah, anemia, ejakulasi;

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Seluruh tanaman. Rimpang, daun dan tangkai, bunga dan benang sari, biji dan penyangga bunga yang seperti sarang tawon/spons (reseptacle), serta tunas biji. Pemakaian segar atau yang telah dikeringkan.

KEGUNAAN:
Biji:
– Gangguan penyerapan makanan (malabsorbtion).
– Diare karena badan lernah, radang usus kronis (enteritis kronis).
Disentri.
– Muntah-muntah.
– Keputihan, perdarahan pada wanita.
– Mimpi basah (spermatorrhea).
– Susah tidur, banyak mimpi.
– Kencing terasa sakit dan keruh.
– lesu tidak bersemangat (neurasthenia).
– Kanker nasopharynx.

Tunas biji teratai:
– Demam, rasa haus.
– Jantung berdebar, gelisah.
– Muntah darah.
– Ejakulasi dini.
– Mata merah dan bengkak.
– Susah tidur (insomnia).
– Darah tinggi (hipertensi).

Banang sari:
– keluar sperma malam hari (sperrnatorrhea).
– Keputihan (leucorrhea).
– Perdarahan seperti muntah darah, disentri.
– sering kencing.
– Tidak dapat menahan kencing (enuresis).

Remptacle:
– Perdarahan kandungan yang berlebihan.
– Darah haid berlebihan.
– Perdarahan sewaktu hamil.
– Keluar cairan (lochia) yang berlebihan setelah melahirkan.
– Sakit perut bawah akibat sumbatan darah.
– Berak darah, kencing darah.
– Wasir, koreng basah.

Rimpang:
– Demam, rasa haus.
– Batuk darah, muntah darah, mimisan.
– Berak darah, kencing darah. Tekanan darah tinggi.
– Sakit jantung.
– Gangguan lambung.
– Kurang darah (anemia).
– Gangguan pada mati haid (menopause).
– Neurosis.

Akar:
– Muntah darah, mimisan.
– Kencing panas dan merah.
– Batuk darah, berak darah.

Daun:
– Pingsan karena hawa panas (heat stroke).
– Diare karena panas atau lembab.
– Pusing, sakit kepala.
– Beri-beri.
– Perdarahan seperti mimisan, muntah darah, berak darah.
– Perdarahan pada wanita.

Dasar daun:
– Disentri berdarah, diare.
– Bayi dalam kandungan tidak tenang.

Batang:
– Heat stroke, pingsan.
– Dada terasa tertekan karena panas atau lembab.
– Diare, muntah.
– Keputihan.

Bunga:
– Terpukul (trauma).
– Perdarahan.
– Radang kulit bernanah (impetigo).

Tepung rimpang:
– Menambah selera makan,
– Badan lemah dan kurang darah.
– Diare.

PEMAKAIAN:
Untuk minum:
Rimpang: 240 g. Direbus atau di juice.
Daun: 5-12 g, rebus.
Tangkai: 3-5 g, rebus.
Bunga. 3-5 g, rebus.
Benang sari: 3-10 g, rebus.
Receptacle: 10-15 g, rebus.
Biji: 5-12 g, rebus.
Tunas biji teratai: 1,5-3 g, rebus.

CARA PEMAKAIAN:
1. Batuk darah, muntah darah:
Rimpang teratai dicuci bersih lalu dijuice, sampai terkumpul 1 gelas
ukuran 200 cc. Minum, lakukan selama 3-5 hari berturut-turut.

2. Muntah, diare :
50 g rimpang teratai dan 15 g jahe dicuci lalu dijuice atau diparut,
ambil airnya. Minum, sehari 3 kali.

3. Disentri:
50 g rimpang teratai dan 10 g jahe, diparut atau dijuice. Air
perasannya ditambahkan 10O cc air, lalu dipanaskan sampai
mendidih. Setelah dingin tambahkan 1 sendok makan madu, diaduk
lalu diminum.

4. Darah tinggi:
a. 10 g biji teratai dan 15 g tunas biji teratai. (lien sim), direbus
dengan 350 cc air sampai tersisa 200 cc. Minum setiap hari
seperti teh.

b. Tunas biji teratai (lien sim) sebanyak 10-15 g direbus dengan air
secukupnya sampai mendidih, minum sebagai teh. Dapat juga
tunas biji teratai digiling halus, seduh dengan air panas, minum.

5. Panas dalam, gondokan, juga bermanfaat untuk penderita jantung
dan lever:
100 g rimpang teratai dan 50 g rimpang segar alang-alang, dicuci
lalu dipotong-potong secukupnya. Rebus dengan 500 cc air bersih
sampai tersisa 250 cc. Setelah dingin disaring, minum seperti teh.

6. Keluar darah dari hidung (mimisan):
Ruas akar teratai dicuci bersih lalu dijuice. Airnya diteteskan ke
hidung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s